Apple memperkenalkan MacBook Pro pertama dengan layar sentuh atau touchscreen. Laptop ini hadir dalam pilihan ukuran 14 inci dan 16 inci, menggunakan layar OLED tandem serta opsi chip M5 Pro dan M5 Max.
Fitur layar sentuh disebut memungkinkan pengguna menggulir halaman, memperbesar foto, hingga memindahkan objek langsung melalui layar. Apple juga membawa Dynamic Island ke Mac untuk menampilkan informasi dan mengakses sejumlah kontrol.
"MacBook Pro baru dengan Layar PROLED XDR adalah langkah besar bagi Mac," kata Johny Srouji, Chief Hardware Officer Apple dalam keterangannya, Kamis (29/10).
MacBook Pro terbaru menggunakan layar PROLED XDR dengan teknologi OLED tandem yang memiliki dua lapisan piksel pemancar cahaya. Ukuran diagonal layarnya masing-masing 14,2 inci dan 16,3 inci.
Menurut Apple, layar tersebut menawarkan kecerahan puncak HDR dan SDR hingga 2.000 nit serta rasio kontras 10.000.000:1. Teknologi ProMotion pada layar ini mendukung refresh rate adaptif mulai dari 10Hz hingga 120Hz.
Layar ini juga mendukung ruang warna P3 dan Adobe RGB, serta diklaim mencakup lebih dari 80 persen ruang warna Rec. 2020. Apple menyediakan opsi nano-texture untuk membantu mengurangi pantulan cahaya.
Apple mengatakan sensor sentuh dipasang langsung pada panel layar. Pengguna bisa mengetuk dua kali untuk memperbesar jendela hingga memenuhi layar, mencubit layar untuk memperbesar foto, atau menyeret slide antarpresentasi.
Fungsi sentuh tersebut dinilai melengkapi keyboard dan trackpad. Apple menyebut macOS dapat menerjemahkan sentuhan menjadi klik, sehingga banyak aplikasi yang sudah ada bisa digunakan dengan fitur ini.
Untuk kebutuhan kreatif, pengguna dapat menggambar langsung pada kanvas digital, memainkan instrumen musik virtual, atau mengatur klip video melalui layar. Apple juga menyiapkan dukungan fitur touchscreen bersama sejumlah pengembang aplikasi pihak ketiga.
Apple juga memberikan pembaruan dengan desain ulang pada engsel laptop untuk memberikan stabilitas saat layar disentuh. Sementara itu, fitur stabilisasi video diklaim membantu menghaluskan tampilan kamera ketika pengguna menyentuh layar selama panggilan video.
Dynamic Island, yang sebelumnya hanya tersedia pada iPhone, memungkinkan pengguna mengontrol musik, menerima permintaan AirDrop, hingga memantau informasi pengantaran makanan. Fitur ini juga mendukung Aktivitas Langsung untuk menampilkan pembaruan informasi.
Di sektor performa, Apple menawarkan pilihan chip M5 Pro dan M5 Max. Konfigurasinya mendukung unified memory hingga 128 GB serta penyimpanan hingga 16 TB.
Apple memosisikan M5 Pro untuk pekerjaan seperti pengembangan perangkat lunak, pengolahan data, dan penyuntingan video. Sementara itu, M5 Max ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan lebih berat, termasuk efek visual 3D dan pengembangan AI.
Kedua chip dilengkapi Neural Accelerator pada setiap inti GPU untuk membantu pemrosesan AI. Apple juga menyematkan mesin ray tracing generasi ketiga dan Dynamic Caching untuk pengelolaan memori grafis.
Daya tahan baterainya diklaim mencapai 24 jam. Menurut Apple, laptop ini mendukung pengisian daya cepat yang dapat mengisi baterai hingga 50 persen dalam waktu 30 menit.
Fitur-fitur lain yang diberikan laptop ini di mencakup kamera Center Stage 12 MP, sistem enam speaker, mikrofon, dan Touch ID. Pada sistem operasi, perangkat ini akan menjalankan macOS 27 Golden Gate.
Untuk konektivitas, MacBook Pro terbaru membawa tiga port Thunderbolt 5, HDMI, slot kartu SDXC, MagSafe, dan jack headphone. Koneksi nirkabelnya mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.
Varian M5 Pro mendukung hingga tiga layar eksternal, sedangkan M5 Max mendukung hingga empat layar eksternal.
Berikut harga MacBook Pro touchscreen:- MacBook Pro 14 inci: mulai US$2.899 atau sekitar Rp52,524 juta.- MacBook Pro 16 inci: mulai US$3.399 atau sekitar Rp61,583 juta.
MacBook Pro terbaru ini disebut akan segera hadir di Indonesia, tetapi perusahaan belum mengumumkan tanggal penjualan maupun harga resminya di Tanah Air.



