Jakarta, CNBC Indonesia - Tren di dunia kecantikan berganti dengan cepat. Usai tren perawatan kulit menggunakan DNA salmon, kini muncul tren skin booster dari Korea Selatan yang menggunakan 'kulit mayat'. Seperti apa perawatannya?
Mengutip Korea JoongAng Daily, perawatan yang dikenal sebagai skin booster berbasis matriks ekstraseluler (ECM) ini menggunakan jaringan yang diambil dari kulit manusia, yang disebut matriks dermal aseluler, di mana sel-selnya telah dihilangkan dan diproses menjadi bubuk, kemudian dilarutkan dalam cairan salin dan disuntikkan ke wajah.
Prinsip dasarnya sederhana: seiring bertambahnya usia kulit, kandungan seperti kolagen, elastin, dan asam hialuronat mengalami kerusakan. Skin booster ECM bertujuan untuk membangun kembali struktur tersebut, namun tidak dengan cara merangsang tubuh untuk memproduksi komponen-komponen itu sendiri, melainkan dengan menanamkan langsung materi yang telah hilang tersebut.



