Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajaran menteri ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk menggelar rapat terbatas, Selasa (22/9).

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyampaikan rapat ini membahas industri tekstil dan sepatu.

"Ya, kami mendapat undangan dari Bapak Presiden pada siang hari ini untuk rapat berkaitan dengan industri tekstil ya, dan juga industri sepatu," kata Arif di lokasi.

Turut hadir di lokasi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan Mendikti Saintek Brian Yuliarto.

Ia mengatakan pertemuan ini akan mendiskusikan berbagai isu, dan nantinya akan membicarakan inovasi yang bisa menunjang penguatan industri tekstil.

Arif menyebut BRIN selama ini juga telah memiliki sejumlah inovasi, yang nanti juga akan dipaparkan di pertemuan ini.

"Kain yang berasal dari limbah daun nanas ya, yang nanti akan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM," ucap dia.

Selain itu, Arif menyampaikan BRIN juga tengah mempersiapkan inovasi produk sepatu yang diperuntukkan bagi siswa dari kalangan tidak mampu.

"Di antaranya sepatu, tapi juga ada juga sepatu yang smart ya, insole smart. Jadi smart insole itu insole sepatu yang memang bisa digunakan untuk memantau proses rehabilitasi bagi penderita stroke ya. Jadi ini adalah insole yang cerdas ya, dan ini terus kita kembangkan risetnya," ujar dia.

Pada saat yang sama, Arif menyampaikan BRIN juga tengah mengembangkan inovasi tekstil berupa lilin malam untuk membatik dari limbah kelapa sawit.

"Jadi itu adalah sebuah proses untuk membuat batik lebih organik lagi karena yang kita manfaatkan bener-bener limbah dari sawit itu," ujar Arif.