Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menjadwalkan penawaran dua seri surat utang Savings Bond Ritel seri SBR015T2 dan SBR015T4 hari ini, Senin (28/9/2026).
Dua seri surat utang itu akan ditawarkan secara online (e-SBN) mulai pukul 09.00 WIB pada 28 September 2026, sampai dengan 10.00 WIB pada 22 Oktober 2026.
"Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR015T2 dan SBR015T4 saat ini sudah dapat melakukan registrasi," dikutip dari pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.
SBR merupakan Obligasi Negara tanpa warkat yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption).
Early redemption untuk SBR015T2 akan dibuka pada 27 Oktober 2027 sampai dengan 4 November 2027, dan SBRT015T4 30 Oktober 2028-6 November 2028. Nilai maksimal early redemption adalah 50% dari setiap tarnsaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distribusi.
Bagi masyarakat yang ingin membeli dapat memesan dengan harga minimum Rp1 juta. Adapun maksimum pemesanan Rp5 miliar untuk SBR015T2 dan Rp10 miliar untuk SBR015T4.
Khusus untuk SBR015T2 tingkat Kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 28 Oktober 2026 s.d. 10 Januari 2027) adalah sebesar 6,75%, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu sebesar 5,75% ditambah spread tetap 100 bps (1,00%).
Sedangkan untuk SBR015T4 tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 28 Oktober 2026 s.d. 10 Januari 2027) adalah sebesar 6,85%, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu sebesar 5,75% ditambah spread tetap 110 bps (1,10%).
Penyesuaian Kupon berikutnya adalah mengikuti Suku Bunga Acuan yang berlaku pada tanggal penyesuaian Kupon 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal mulai berlakunya periode Kupon yang baru ditambah dengan spread tetap sebesar 100 bps (1,00%) untuk SBR015T2 dan 110 bps (1,10%) untuk SBR015T4.
Tingkat kupon kedua seri itu berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo.
Kupon ini akan dibayarkan pemerintah setiap tanggal 10 per bulan nya, dan pembayaran kupon pertama kali pada 10 Desember 2026. Bila tanggal pembayaran kupon bukan pada hari kerja, maka pembayaran kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi bunga.
Proses pemesanan pembelian SBR015T2 dan SBR015T4 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu (i) registrasi/pendaftaran, (ii) pemesanan, (iii) pembayaran dan (iv) setelmen/konfimasi.
Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.
Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR015T2 dan SBR015T4 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 29 Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online), yaitu:
Bank Umum
PT Bank Central Asia TbkPT Bank OCBC NISP TbkPT Bank CIMB Niaga TbkPT Bank Panin TbkPT Bank Danamon Indonesia TbkPT Bank Permata TbkPT Bank DBS IndonesiaPT Bank Tabungan Negara (Persero) TbkPT Bank HSBC IndonesiaPT Bank UOB IndonesiaPT Bank Mandiri (Persero) TbkPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TbkPT Bank Maybank Indonesia TbkPT Bank SMBC Indonesia TbkPT Bank Mega TbkPT Bank Victoria International TbkPT Bank Negara Indonesia (Persero) TbkStandard Chartered Bank, Indonesia
Perusahaan Efek
PT Ajaib Sekuritas AsiaPT Panin Sekuritas TbkPT BRI Danareksa SekuritasPT Phillip Sekuritas IndonesiaPT BNI SekuritasPT Trimegah Sekuritas Indonesia TbkPT Mandiri Sekuritas
Perusahaan Financial Technology Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
PT Bareksa Portal InvestasiPT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+)PT Bibit Tumbuh BersamaPT Star Mercato Capitale (Tanamduit)



