Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa teknologi Microsoft kembali PHK massa di unit bisnis game. Head of Xbox, Matt Booty, mengumumkan pemangkasan 268 posisi pekerjaan di seluruh studio pengembangan, termasuk di tim pengembang Halo serta unit manajemen pusat.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana penataan ulang yang diumumkan lebih awal tahun ini, dan menutup rangkaian PHK yang telah berlangsung terus-menerus selama setahun terakhir, dikutip dari pengumuman resmi Xbox, Rabu (23/9/2026).

Dalam surat yang dikirimkan kepada seluruh karyawan, Booty menyatakan bahwa restrukturisasi telah berjalan sekitar tiga perempat bagian. Selain pemangkasan tenaga kerja, struktur studio juga diubah secara menyeluruh. Beberapa studio game digabung, sebagian dikembalikan ke pengelolaan mandiri, dan ada yang direncanakan ditutup jika tidak ditemukan jalan keluar lain.

Berikut rangkuman seluruh pemangkasan tenaga kerja yang telah diumumkan hingga saat ini:

Secara keseluruhan, sejak penyelesaian akuisisi Activision Blizzard, lebih dari 3.000 orang telah kehilangan pekerjaan di lingkungan Microsoft Gaming. Angka ini belum termasuk jika Arkane atau Ninja Theory akhirnya ikut tutup atau berpisah.

Perubahan struktur yang diumumkan kali ini mengubah peta pengembangan permainan milik Microsoft secara mendasar. Tujuannya bukan lagi memperbanyak jumlah studio, melainkan memperkuat merek-merek andalan dengan menyatukan tim yang saling berkaitan.