Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah uji coba tidak biasa dilakukan oleh Meta terkait teknologi kecerdasan buatan (AI) terbarunya. Raksasa teknologi tersebut melibatkan tenaga manusia untuk menangani layanan yang seharusnya dikerjakan oleh agen digital terbaru mereka, Muse.

Uji coba yang disebut sebagai human concierge atau layanan pramutamu manusia ini melibatkan para kontraktor manusia untuk menangani sebagian panggilan telepon yang dilakukan oleh agen AI tersebut, dikutip dari Reuters, Rabu (23/9/2026).

Pihak perusahaan telah memberitahu para karyawan mengenai uji coba ini pada pekan lalu.

Seorang wakil presiden unit Superintelligence Labs Meta menyatakan bahwa pihaknya masih berupaya menyempurnakan fitur panggilan AI tersebut.

Keterlibatan manusia dinilai mampu mendongkrak tingkat keberhasilan hingga kisaran 95-98%, jauh lebih tinggi dibandingkan jika proses tersebut dilakukan sepenuhnya oleh mesin.

Hal ini kian membuktikan sistem AI canggih belum bisa sepenuhnya menggantikan manusia. Padahal, selama ini AI canggih digadang-gadang menjadi teknologi masa depan dan bisa mendongkrak sistem otonom lebih lanjut.

Juru bicara Meta mengklaim bahwa respons karyawan terhadap uji coba ini cukup positif. Ia juga menyampaikan bahwa tujuan pengujian ini adalah untuk mendapatkan masukan agar perusahaan dapat menerapkan perlindungan keamanan dan privasi, sekaligus menyempurnakan fitur sebelum dirilis secara luas.

Kendati demikian, sebuah unggahan internal yang dikutip oleh Reuters menyebutkan bahwa sejumlah karyawan justru merasa khawatir terkait masalah privasi. Mereka mengingatkan adanya risiko informasi sensitif yang bisa terungkap secara tidak sengaja melalui layanan di pusat panggilan tersebut.

Selain itu, dalam sebuah transkrip percakapan, seorang kontraktor manusia sempat terungkap melontarkan komentar bernada rasis saat melakukan panggilan.

Di sisi lain, data dari perusahaan intelijen pasar Sensor Tower mengungkapkan bahwa aplikasi Muse telah diunduh lebih dari 2,5 juta kali pada awal bulan ini.

Agen ini dirancang untuk menjalankan berbagai tugas secara mandiri, seperti mengirimkan email, berbelanja, hingga memesan perjalanan atas nama pengguna. Fitur unggulan lainnya adalah kemampuan melakukan panggilan telepon, di mana agen akan menghubungi nomor tertentu untuk mengurus berbagai keperluan penggunanya.