Rafael Struick mengaku pasrah soal peluangnya untuk bisa membela Timnas Indonesia di masa depan.

Pemain berusia 23 tahun itu memilih fokus untuk tampil baik bersama klubnya, Dewa United. Hal itu kini jadi fokus utama Struick yang sudah lebih dari satu tahun tak jadi bagian Timnas Indonesia.

"Sejujurnya, saya tidak berharap terlalu banyak [dipanggil lagi ke Timnas Indonesia]. Saya hanya berusaha terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan bersama Dewa United," kata Struick di Jakarta, Rabu (28/10).

Sikap realistis Struick memang bisa dimengerti. Pemain yang sejatinya bisa bermain di sejumlah posisi di lini depan itu masih berjuang untuk konsisten jadi andalan pelatih Dewa United, Osmar Loss.

Struick selalu dimainkan Osmar Loss dalam tujuh pertandingan Dewa United di Super League. Total sudah 507 menit didapat oleh Struick dengan catatan 1 gol dan 1 assist.

Di tiga pertandingan terakhir, Struick hanya sekalia dimainkan sebagai starter. Ia tampil 90 menit saat Dewa United takluk dengan skor telak 0-4 dari Arema FC, 25 Oktober lalu.

Sedangkan di dua pertandingan sebelumnya, Dewa main 26 menit saat bermain imbang 2-2 melawan Persib Bandung dan bermain 45 menit saat menang 2-0 atas Persijap.

Persaingan di lini serang Dewa United memang tidak mudah. Osmar Loss banyak mengandalkan kuartet Egy Maulana Vikri, Taisei Marukawa, Noah Sadaoui, dan Denilson.

Struick harus bisa rutin jadi andalan di Dewa United demi memperbesar peluang kembali membela Timnas Indonesia. Apalagi, skuad Tim Garuda kian ramai dengan kehadiran sejumlah muka baru seperti Mitchell Baker hingga Luke Vickery.