Perwira senior Angkatan Laut Spanyol diskors dan dipindahkan dari pangkalan militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Inggris, usai ketahuan berpacaran dengan perempuan melalui aplikasi kencan Tinder.
Perwira tersebut menjalin hubungan romantis dengan perempuan Inggris-Polandia yang lahir di Uni Soviet, bernama Janina White. Namun perempuan itu dituduh sebagai agen mata-mata Rusia.
Kejadian skors itu terjadi pada 2025 lalu. Sebelum dipindahkan dan dipulangkan ke Spanyol, perwira itu bertugas di Komando Maritim Sekutu (Marcom) markas besar Northwood di Hertfordshire.
Dia bertugas memantau kapal selam dan kapal perang Rusia yang berkeliaran di perairan Inggris dan melacak kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dari "armada bayangan" Rusia.
Menanggapi tuduhan itu, Janina White menegaskan dirinya bukan agen Rusia. Dia juga menyebut itu adalah tuduhan yang menjadikannya korban diskriminasi karena keterkaitan dengan Rusia, yang hanyalah menjadi tempat kelahirannya.
"Saya yakin sekali saya bukan mata-mata Rusia. Terakhir kali saya memeriksa, saya bukan mata-mata," kata dia, dikutip Anadolu Agency, Senin (14/9).
"Saya tahu dia (perwira NATO) berurusan dengan armada bayangan dan kapal selam Rusia. Tapi, ada larangan total untuk membahas detail apapun soal ini dengan dia," imbuh White.
Setelah ketahuan pacaran dengan White, staf pangkalan mencabut izin akses perwira itu. Komandan juga melarang dia masuk area pangkalan.
Hubungan perwira yang tak disebutkan namanya itu dengan White dimulai pada Oktober 2024 melalui Tinder.
White sebelumnya pernah menikah dengan pemimpin dewan terkemuka yang sempat mengunjungi Kantor Perdana Menteri Inggris. Namun, mereka sudah bercerai sebelum perempuan itu memakai aplikasi kencan.
Menurut dokumen pengadilan, perwira itu mengundang White ke acara sosial di ruang makan Perwira dan Perwira Senior Northwood pada 12 Desember 2024. Dia juga mendapat izin kunjungan satu hari ke pangkalan militer itu dengan pengawalan ketat.



