Jakarta, CNBC Indonesia - Bank of China (Hong Kong) Jakarta Branch memperluas jaringan bisnisnya di Indonesia. Bank asal China tersebut resmi membuka kantor cabang di Semarang, Jawa Tengah, untuk memperkuat layanan perbankan sekaligus mendukung aktivitas perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.

Kantor Cabang Semarang resmi dibuka pada Senin lalu. Pembukaan ini menjadi bagian dari strategi Bank of China untuk memperluas jangkauan layanan keuangan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah yang memiliki aktivitas perdagangan dan investasi yang cukup besar.

Seiring meningkatnya hubungan ekonomi Indonesia-China, semakin banyak perusahaan asal China yang memperluas investasi dan kegiatan usahanya di Jawa Tengah. Kondisi ini turut mendorong kebutuhan terhadap layanan perbankan yang dapat mendukung perdagangan, investasi, transaksi lintas batas hingga pengelolaan dana.

"Ke depan, Kantor Cabang Semarang akan berfokus pada kebutuhan pasar Jawa Tengah serta memperkuat sinergi dengan jaringan Bank of China di Jakarta, Surabaya, Medan, dan wilayah lainnya. Kami ingin memberikan layanan keuangan yang lebih dekat, efisien, dan profesional bagi perusahaan maupun nasabah individu," kata Country Manager Bank of China (Hong Kong) Jakarta Branch Sun Shangbin.

Ekspansi Bank of China di Semarang juga dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi menggunakan mata uang lokal dalam perdagangan Indonesia-China. Bank menyebut volume transaksi Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan China terus berkembang sementara penggunaan Renminbi (RMB) di Indonesia mulai meluas, tidak hanya sebagai instrumen penyelesaian perdagangan tetapi juga dalam ekosistem jasa dan pasar keuangan.

Bank of China pun bakal memperkuat infrastruktur kliring RMB di Indonesia seiring izin dari bank sentral, People's Bank of China (PBOC), untuk menjadi RMB Clearing Bank di Indonesia. Bank tersebut dijadwalkan mulai menjalankan fungsi tersebut pada November 2026.

Dalam rangkaian pembukaan cabang Semarang, Bank of China juga menggelar sharing session bertajuk "Memperdalam Transaksi Mata Uang Lokal, Mendorong Pertumbuhan melalui Bisnis RMB dan Transformasi Digital". Kegiatan tersebut membahas perkembangan transaksi mata uang lokal, layanan RMB, digital banking, cross-border payment, serta solusi keuangan bagi nasabah korporasi.

Sementara itu, Bank of China juga mengembangkan penggunaan RMB melalui kerja sama dengan sejumlah mitra strategis. Pada tahun ini, Bank of China bersama UnionPay International telah mengimplementasikan konektivitas QR code lintas batas antara Indonesia dan China.

Selain itu, Bank of China bersama China Taiping Insurance Indonesia mengembangkan sejumlah produk asuransi, termasuk asuransi properti, pengangkutan, serta ekspor-impor dengan denominasi dan penyelesaian dalam RMB. Inisiatif tersebut memperluas penggunaan RMB, tidak hanya dalam pembayaran lintas batas tetapi juga dalam aktivitas perdagangan, investasi, dan pengelolaan risiko.

Dari sisi digital, Bank of China juga memperkuat layanan corporate internet banking melalui platform terbaru iGTB. Platform tersebut mengintegrasikan layanan perbankan online dan offline serta konektivitas layanan domestik dan internasional. Nasabah korporasi dapat menggunakan platform tersebut untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengelolaan rekening, cash pooling, pembayaran dan penyelesaian transaksi, hingga pengelolaan likuiditas dan dana grup.