Sejumlah atlet dunia pernah memicu kontroversi di China akibat pernyataan maupun tindakan mereka. Berikut daftar lima atlet yang membuat China marah.

Sikap kontra dari China disebabkan oleh ragam penyebab, mulai dari komentar tentang makanan lokal hingga kritik terhadap tokoh kebangsaan dari negeri Tirai Bambu.

Kontroversi tersebut juga menimbulkan dampak berbeda. Ada atlet yang meminta maaf setelah mendapat kecaman, sementara lainnya menghadapi konsekuensi berupa penghentian siaran pertandingan atau penghapusan dari gim olahraga.

Sebab, China masih jadi salah satu negara terbesar dalam produksi serta konsumsi produk olahraga. Karena itu, China adalah pangsa besar untuk olahraga di tingkat dunia.

Berikut lima atlet yang pernah memicu kontroversi di China.

1. Kylian Mbappe

Baru-baru ini bintang Real Madrid, Kylian Mbappe menjadi sorotan setelah komentarnya tentang meme yang menggambarkan dirinya sebagai Mao Zedong memicu kontroversi.

Mao Zedong meupakan tokoh pendiri Republik Rakyat China yang memiliki kedudukan penting dalam sejarah negara tersebut. Karena itu pernyataan Mbappe dianggap menghina tokoh penting di China.

Dampak Kontroversi itu meluas ke ranah komersial. Sejumlah merek asal China, termasuk Mengniu dan Bushuila mengakhiri kerja sama dengan Mbappe. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf atas komentarnya yang dinilai menyinggung masyarakat China.

2. Taylor Townsend

Petenis Amerika Serikat, Taylor Townsend menuai kritik pada September 2025 setelah mengunggah video yang mengomentari makanan lokal saat berada di Shenzhen, China. Ketika itu, Townsend berada di negara tersebut untuk mengikuti Billie Jean King Cup Finals.

Dalam unggahannya, Townsend memperlihatkan sejumlah hidangan, termasuk katak dan kura-kura, serta melontarkan candaan mengenai kualitas makanan yang dicobanya. Komentar tersebut memicu reaksi negatif di media sosial.

Townsend kemudian meminta maaf melalui Instagram. Ia mengakui perkatannya tidak mencerminkan pengalaman positif selama berada di China dan berjanji akan lebih memahami perbedaan budaya ketika bepergian ke negara lain.

Lanjut ke halaman berikutnya >>>

Mesut Ozil pernah dikecam oleh China akibat pernyataan tentang Uighur. (ADRIAN DENNIS/AFP)

3. Dwight Howard

Mantan bintang NBA, Dwight Howard memicu kontroversi pada Mei 2023 setelah menyebut Taiwan sebagai sebuah negara dalam video promosi pariwisata bersama Wakil Presiden Taiwan saat itu, William Lai.

Di satu sisi, China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan menentang pernyataan yang dipandang mendukung kemerdekaan pulau tersebut.

Akibatnya komentar Howard memicu kritik di media sosial China. Tagar yang mengaitkan Namanya dengan isu kemerdekaan Taiwan bahkan mendapat ratusan juta penayangan di Weibo.

4. Enes Kanter Freedom

Mantan pemain NBA, Enes Kanter menjadi sorotan pada Oktober 2021 setelah mengkritik kebijakan pemerintah China di Tibet. Ia menyebut tindakan pemerintah China sebagai "genosida budaya" dan secara terbuka mengkritik Presiden Xi Jinping.

Kanter kemudian mengangkat isu perlakuan terhadap kelompok Muslim Uighur di Xinjiang. Pernyataannya mendapat respons dari Kementerian Luar Negeri China, yang menuduhnya mencari perhatian.

Kontroversi tersebut juga berdampak pada tayangan NBA di China. Tencent, mitra penyiaran digital NBA di negara itu, menghapus tayangan ulang dan siaran langsung pertandingan Boston Celtics setelah Kanter mengkritik kebijakan China di Tibet.

5. Mesut Ozil

Mantan pemain Arsenal dan timnas Jerman Mesut Ozil memicu kontroversi pada Desember 2019 setelah mengkritik perlakuan pemerintah China terhadap masyarakat Muslim Uighur.

Melalui media sosial, Ozil menyoroti dugaan penindasan terhadap kelompok tersebut dan mempertanyakan sikap diam sejumlah umat Muslim.

Pernyataan itu memicu reaksi keras di China. Penyiar televisi pemerintah CCTV membatalkan rencana penayangan pertandingan Arsenal melawan Manchester City, sedangkan NetEase menghapus Ozil dari sejumlah versi gim Pro Evolution Soccer 2020 di China.